Sumber : Pancaran Air Hidup Junior Bulan April 2021
Pengisi Suara: Bu. Yuyun (Pamong KPAR GKJW Singosari)
SAPAAN
Shalom, selamat pagi adik-adik..
Semoga adik-adik sehat semuanya hari ini. Sebelum kita merenungkan firman Tuhan, baiklah kita akan berdoa terlebih dahulu. Mari kita berdoa,
Tuhan Yesus yang baik, pada hari yang baru ini kami anak-anakmu menghadap kehadirat-Mu. Mengucapkan syukur karena dihari yang baru ini Tuhan masih memberikan kesempatan kepada kami semua untuk mengisi dan memperbaharui hidup kita masing-masing. Terima kasih Tuhan Yesus, Amin.
RENUNGAN
Bacaan/ Judul : 1 Samuel 17:40-50 / UMBAN
Ayat Nats : 1 Samuel 17:49
Baiklah adik-adik kita akan membaca dan merenungkan firman Tuhan dari 1 Samuel 17:40-50, nats ada pada ayat ke-49
“lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah.”
Adik-adik yang dikasihi Tuhan, pada ayat tersebut dijelaskan bahwa Daud yang masih kecil dengan alat yang sederhana, yaitu “umban” yang digunakan untuk melontarkan batu ternyata dapat membunuh si raksasa bernama Goliat orang Falistin. Walaupun Daud yang masih kecil sering diejek atau dibuli seperti bahasa sekarang, tetapi Daud tidak takut karena dia selalu mengandalkan Allah. Disini, sebelum orang Filistin menyerang dan maju terlebih dahulu, Daud mendahuluinya dan ia mengumban batu sehingga kena dahi Goliat yang menyebabkannya jatuh dan mati.
Cerita Daud yang mampu mengalahkan Goliat jika dihubungkan dengan kehidupan kita saat ini, mengajarkan kita untuk tidak boleh memberikan kesempatan kepada iblis yang akan menyerang hidup kita. Namun, kita harus dapat menyerang iblis terlebih dahulu dengan cara memiliki perlengkapan senjata Allah dalam hidup kita masing-masing. Senjata Allah yang dimaksud dapat adik-adik baca di Efesus 6:13-17, dalam ayat tersebut salah satu senjata Allah ialah pedang roh, yaitu firman Tuhan. Sehingga, semakin kita sering membaca dan maelakukan firman Tuhan maka kita dapat mengalahkan si iblis.
PENUTUP
Mari adik-adik, kita tutup dengan berdoa ya..
Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah memberikan kepada kami semua tentang pengajaran bagaimana kita harus melawan iblis dengan cara bertekun dalam membaca, dan melakukan firman Allah. Kuatkan dan pimpinlah kami ya Tuhan, Amin.
-Selamat beraktIvitas, Tuhan memberkati.-