Sumber : Pancaran Air Hidup Junior Bulan Maret 2021
Pengisi Suara: Sdri. Kintan (Pamong KPAR GKJW Singosari)
SAPAAN
Selamat Pagi adik-adik semuanya, semoga hari ini adik-adik masih sehat, masih ceria dan penuh sukacita.
Sebelum kita memulai hari ini, Mbak Kintan mau ajak adik-adik semua untuk sama sama menyapa Tuhan Yesus. Kita berdoa dulu ya..
Selamat pagi Bapa, Selamat Pagi Tuhan Yesus, Selamat pagi Roh Kudus. Terimakasih karena Tuhan sudah membangunkan kita semua pagi hari ini dengan keadaan yang sehat. Tuhan, sebentar lagi kami akan merenungkan firman Tuhan, kiranya apa yang kami baca dan renungkan bersama-sama dapat menjadi bekal dan pelajaran untuk kami semua. Dalam nama Tuhan Yesus, haleluya.. Amin
RENUNGAN
Bacaan : Ibrani 13 : 15-16
“(13: 15) Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. (13:16) Dan janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan, sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah.”
Tema : UCAPAN YANG MEMULIAKAN TUHAN
Sebab itu marilah kita, oleh Dia senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya ( Ibrani 13 : 15 )
Pada suatu hari Ibunya Nita terheran heran melihat anaknya yang terlihat sedih, lalu segera ibu Nita menghampiri nita dan bertanya “Nita, kenapa kok ibu lihat kamu cemberut terus dari tadi ?” tanya Ibu Nita pada Nita.
Setelah didesak, akhirnya Nita menjawab, “Nita kesal Bu sama kakak pembina paduan suara, Nita tidak terpilih untuk menjadi tim paduan suara di gereja. Padahal kan Nita mau memuji Tuhan Bu, katanya dengan menyanyikan pujian kita bisa memuliakan nama Tuhan.”
Dengan lemah lembut Ibu berkata, “Untuk memuliakan nama Tuhan itu tidak hanya menjadi anggota paduan suara dan menyanyikan lagu-lagu rohani saja, tapi bisa kita lakukan setiap saat. Salah satunya adalah dengan bagaimana cara kita berbicara. Kita gunakan kata-kata yang baik dan cara menyampaikannya dengan baik juga.” Ibu menjelaskan.
“Jadi, kalau kita ramah pada tetangga, menolak tawaran pedangang dengan sopan, berbicara tidak dengan marah dan berteriak-teriak, itu artinya kita juga sedang memuliakan nama Tuhan ya, Bu?” tanya Nita.
“Nah itu, kamu sudah tahu. Bisa kan melakukannya setiap hari?” kata Ibu.
Adik-adik semuanya, seperti apa yang dikatakan Ibu Nita tadi kepada Nita, kalau untuk memuliakan nama Tuhan bisa dengan banyak hal. Termasuk dengan membiasakan diri mengucapkan hal-hal dan kata-kata yang baik kepada sesama kita, seperti mengucapkan kata minta tolong, mengucapkan terimakasih, mengucapkan kata maaf, memuji teman kita ketika mendapat prestasi atau hadiah, dan masih banyak lagi. Yuk.. membiasakan diri mengucapkan kata-kata yang baik.
DOA PENUTUP
Mari kita berdoa.
Tuhan, terimakasih sudah mengajarkan dan mengingatkan kami untuk selalu memulikan nama Tuhan dengan membiasakan diri berkata kata yang baik. Berkati kami sepanjang hari ini ya Tuhan. Haleluya Amin
-Sampai jumpa lagi adik – adik, Selamat pagi-