GKJW Singosari

Renungan Harian Anak 13 April 2021

Sumber : Pancaran Air Hidup Junior Bulan April 2021

Pengisi Suara: Bu. Titut (Pamong KPAR GKJW Singosari)

 

SAPAAN

Shalom, selamat pagi adik-adik yang dikasihi Tuhan Yesus.

Puji Tuhan kita dapat berjumpa lagi dan mengawali hari baru pemberian Tuhan dalam persekutuan pagi ini. Bagaimana kabar kalian yang ada di rumah? Semoga tetap sehat dan penuh dengan sukacita.

Adik-adik sebelum kita mendengarkan firman Tuhan, marilah kita menyatukan hati di dalam doa.

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih atas perlindungan dan penyertaan-Mu pada saat kami beristirahat. Sebentar lagi kami hendak merenungkan firman-Mu. Bukalah hati kami supaya dapat memahami dan melakukan firman-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

 

RENUNGAN

Bacaan/ Judul : Kejadian 4 : 20 / TINGGAL MENETAP

Renungan pada hari ini bertema : Tinggal Menetap. Natsnya diambil dari Kejadian 4 : 20

“Ada itu melahirkan Yabal; dialah yang menjadi bapa orang yang diam dalam kemah dan memelihara ternak.” Amin.

Adik-adik yang dikasihi Tuhan Yesus, renungan pada pagi ini menceritakan seorang yang bernama Yabal. Yabal adalah keturunan dari Irad, Irad keturunan dari Henokh,  dan Henokh adalah keturunan dari Kain, anak Adam dan Hawa.

Adik-adik yang dikasihi Tuhan. Sejak Adam dan Hawa diusir oleh Tuhan dari taman Eden karena melanggar perintah yang diberikan Tuhan, maka Adam dan Hawa hidup berpindah – pindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari makanan. Tetapi pada jaman Yabal, hidupnya tidak lagi berpindah-pindah. Yabal diberi kemampuan oleh Tuhan untuk membuat kemah sehingga ia dan keluarganya hidup menetap.

Adik-adik yang dikasihi Tuhan. Selain Yabal mempuyai keahlian membuat kemah, Tuhan juga memberi keahlian pada Yabal untuk beternak. Dengan beternak Yabal dan keluarganya tidak usah lagi mencari makanan ditempat yang jauh sebab mereka telah mempunyai hewan yang siap diolah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Adik-adik yang dikasihi Tuhan. Pernahkah kalian berkemah? Jika kalian tidak pernah berkemah, bertanyalah pada ayah dan ibu. Apa saja kebutuhan berkemah itu. dan coba tuliskan daftar kebutuhan yang diperlukan untuk berkemah.

Adik-adik yang dikasihi Tuhan seperti Yabal, dimana Tuhan telah mencukupkan kebutuhannya, begitu juga dengan kita. Tuhan telah mencukupkan kebutuhan kita sehari-hari. Setiap hari kita bisa makan itu adalah salah satu anugerah atau kebaikan Tuhan. Dan tentu saja masih banyak kebaikan Tuhan yang berasal dari Tuhan melalui orang tua kita. Lantas seberapa seringkah kita mengucap syukur atas apa yang Tuhan berikan? Seperti bersyukur dalam doa, berterima kasih pada orang tua dan menerima apapun yang orang tua kita telah sediakan. Amin.

 

PENUTUP

Mari adik-adik kita berdoa

Tuhan, terima kasih karena Engkau memberkati kami melalui ayah dan ibu, sehingga kebutuhan kami dapat tercukupi. Dalam nama Tuhan Yesus.

-Amin.-